Breaking News

Pembelajaran Produksi Berita di STAI Bumi Silampari: Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa KPI


Tulisan Oleh: Erik Yuyanda

Jendelakita.my.id. – Pada 21 Maret 2025, di ruang podcast Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari Lubuklinggau, berlangsung kegiatan pembelajaran mata kuliah Produksi Berita Media Cetak seperti biasa. Mata kuliah ini diajarkan langsung oleh Supriadi, MM., selaku dosen yang membimbing mahasiswa dalam memahami teknik-teknik dasar dalam penulisan berita. Dalam pertemuan kali ini, mahasiswa dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester 4, yang berjumlah enam orang, mengikuti pembelajaran dengan antusias. Mereka adalah Asrul Satriadi, Erik Yuyanda, Hanafia, Siti Sulaiha, Zeny Aulya, dan Qomariah.

Materi yang diberikan dalam perkuliahan ini berfokus pada cara penulisan berita yang baik dan benar dengan menerapkan konsep dasar 5W+1H, yaitu What, Who, Where, When, Why, dan How. Konsep ini merupakan pedoman utama dalam jurnalistik yang membantu wartawan dalam menyusun berita yang informatif dan sesuai dengan kaidah jurnalistik. Supriadi, MM., menjelaskan bahwa pemahaman yang baik terhadap unsur-unsur ini akan sangat membantu mahasiswa dalam menyajikan berita yang akurat, jelas, dan menarik bagi pembaca.

Sebagai bagian dari praktik langsung, mahasiswa diberikan tugas untuk menulis berita berdasarkan prinsip 5W+1H. Mereka diminta untuk menyusun berita dengan struktur yang benar dan langsung mengumpulkannya setelah selesai. Tujuan dari tugas ini adalah untuk membiasakan mahasiswa dalam menulis berita secara cepat dan efektif, sebagaimana yang diterapkan dalam dunia jurnalistik profesional. Supriadi, MM., menekankan bahwa latihan ini penting agar mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan mereka dalam menulis berita secara sistematis dan sesuai dengan standar yang berlaku di media cetak.

Selain memberikan materi dan tugas praktik, Supriadi, MM., juga membuka sesi diskusi bagi mahasiswa yang ingin bertanya seputar cara pembuatan berita. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menggali lebih dalam mengenai teknik menulis berita yang baik, termasuk bagaimana menyusun lead yang menarik, memilih angle yang tepat, serta memastikan fakta yang digunakan dalam berita sudah diverifikasi dengan baik. Dengan adanya sesi tanya jawab ini, mahasiswa dapat lebih memahami materi yang diajarkan dan memperoleh wawasan tambahan dari pengalaman dosen dalam dunia jurnalistik.

Pembelajaran ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktik yang berguna bagi mahasiswa. Dengan terus berlatih dan mendapatkan bimbingan langsung dari dosen, diharapkan mahasiswa KPI STAI Bumi Silampari dapat menjadi calon jurnalis yang profesional dan memiliki kemampuan menulis berita yang baik. Supriadi, MM., berharap bahwa dengan pembelajaran yang rutin dan terstruktur, mahasiswa akan lebih percaya diri dalam menulis dan mampu menghasilkan berita yang informatif serta berbobot di masa depan.

Melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik, mahasiswa KPI semester 4 mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami dunia jurnalistik. Dengan pemahaman yang mendalam tentang prinsip dasar jurnalistik dan latihan yang konsisten, mereka diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam berbagai bidang komunikasi, khususnya dalam dunia media dan penyiaran Islam.