Iman dan Amal Saleh
Tulisan Oleh: H. Albar Sentosa Subari*)
Jendelakita.my.id - Dalam kehidupan kita selaku muslim, marilah kita hiasi hidup kita masing masing ini dengan amal amal saleh yang kita landasi dengan sikap ikhlas, semata mata karena Allah. Bukan karena hal hal keduniawian, bukan karena pamrih kepada mahluk. Bukan juga karena berharap mendapat pengagungan serta penghormatan manusia.
Perhatian sabda Rasulullah Saw yang artinya berikut ini;
Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan amal kalian (H.R. Muslim).
Betapa beruntungnya orang yang beriman dan beramal saleh dengan melandasi dengan ikhlas, karena Allah SWT memberikan balasan Nya yang agung seperti yang telah difirmankan Nya, yang artinya.
Allah menjanjikan kepada orang orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar (Q.S. al-Fath; 29)..
Dalam ayat nya yang lain, Allah SWT telah berfirman yang artinya:
Orang orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik (Q.S. Ar-Ra'ad: 29).
Bahkan, Allah SWT menyebut orang yang beriman dan beramal saleh sebagai sebaik baiknya mahluk.
Sesungguhnya orang orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik baik mahluk (Q.S. al-Bayyinah; 7).
Di dalam Al Qur'an terdapat banyak ayat yang mendekatkan kata iman dengan kata amal saleh. Penggandengan dua kata tersebut saja mengandung pengertian yang sangat dalam.
Iman dan amal saleh merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Jika salah satu dari keduanya tidak ada, maka kesempurnaan salah satu nya akan berkurang. Iman tanpa amal adalah sebuah kehampaan, sementara amal tanpa iman itu juga bermakna sia sia atau percuma.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh ATH. Thabrani, Rasulullah Saw bersabda, Allah tidak menerima iman tanpa amal perbuatan dan tidak pula menerima amal perbuatan tanpa iman
Iman merupakan pondasi, sementara amal adalah pelaksanaan atau implementasi. Okeh karena itu, orang yang sungguh sungguh beriman akan senantiasa mengerjakan amal saleh, sementara amal saleh akan lahir dengan mudah karena adanya iman.
Kunci iman adalah ibadah. Benar atau tidak nya ibadah dari seseorang, sangat berpengaruh terhadap benar atau tidak nya iman dari yang bersangkutan. Iman yang tidak terpelihara dengan baik, maka ibadahnya pun juga tidak baik
Perhatian firman Allah SWT yang artinya:
Dan orang orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka taat pada Allah dan Rasul-nya. Mereka itu akan diberi Rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Q.S. at- Taubah: 71).
Contoh contoh tindakan amal saleh sangat banyak kita temukan di dalam Al Qur'an. Diantaranya: shalat, zakat, jihad, haji dan lain sebagainya.
Amal saleh yang dicintai Allah adalah amal amal yang telah diwajibkan Nya untuk dilakukan hamba hamba Nya, seperti melaksanakan shalat lima waktu, zakat maal jika telah mencapai nishabnya, puasa bulan Ramadhan dan melaksanakan ibadah haji ke Baitullah jika telah mempunyai kemampuan.
Allah SWT juga mencintai hamba hamba Nya yang memperbanyak hal hal yang disunat kan untuk dilakukan, semisal sholat sunnat, puasa sunnat, infaq, sedekah, umroh, berzikir dan berbagai bentuk amal saleh lainnya.***
*) Penulis adalah KetuaPeduli Marga Batang Hari Sembilan